Contoh Laporan Praktikum Kadar Lengas tanah

Laporan Praktikum Kadar Lengas tanah

Contoh Tinjauan Pustaka Kadar Lengas Tanah

Kadar lengas tanah adalah kadar atau kandungan air di dalam tanah yang bisa dinyatakan sebagai bagian atau fraksi berat maupun fraksi volume. Lengas tanah juga dapat disebut sebagai uap air yang terdapat di pori-pori tanah. Sebagian besar air yang diperlukan oleh tanaman berasal dari tanah. kadar lengas tanah sangat penting dalam bidang pertanian karena melalui proses pengaturan lengas ini maka serapan hara dan pernapasan akar-akar tanaman dapat diatur yang selanjutnya  akan berpengaruh pada pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Tingkat ketersediaan kadar lengas pada suatu tanaman yang berbeda dapat mempengaruhi hasil pertumbuhan yang berbeda-beda (Hanafiah, 2009). Kadar lengas tanah dapat digunakan untuk menentukan jadwal pengairan pada lahan sawah atau irigasi.

Untuk menghitung suatu kadar lengas tanah dapat dilakukan dengan beberapa metode diantaranya adalah dengan metode gravimetri dan metode sensor. Pada metode gravimetri dilakukan pengukuran dengan memanfaatkan gaya gravitasi pada bahan yang terkandung pada tanah sehingga dapat mengetahui kadar airnya. Metode sensor merupakan metode yang mudah dilakukan karena data mudah didapat dari bantuan sensor (Ali, 2005).

Kadar lengas tanah merupakan kandungan air di dalam tanah, yang bisa dinyatakan sebagai bagian atau fraksi berat maupun volume, relatif terhadap berat atau volume contoh tanah yang ditinjau. Kandungan air dalam tanah dapat pula dinyatakan secara mutlak dalam satuan tebal air (mm, cm). Kadar lengas fraksi berat merupakan kandungan berat air pada contoh tanah atau merupakan perbandingan antara berat ait yang terkandung dengan berat kering contoh tanah (Hardjowigeno, 1987). Kadar lengas dalam bentuk fraksi berat dapat dirumuskan sebagai berikut :

Dalam hal ini juga dapat diketahui prosentasi kandungan lengas yang dirumuskan sebagai berikut :

Untuk kadar lengas dalam bentuk fraksi volume merupakan kandungan air pada perbandingan volume atau juga dapat diartikan sebagai perbandingan antara volume air dengan volume contoh tanah. Pengertian tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut :

Pada kadar lengas yang dinyatakan dalam tebal air yaitu merupakan tebal air yang dikandung oleh suatu tanah serta dapat dirumuskan sebagai berikut :

Dimana  merupakan tebal air dan D adalah tebal lapisan tanah dimana air yang bersangkutan dikandung.



Read more :








Faktor-faktor yang mempengaruhi kelengasan tanah yaitu tekstur tanah, struktur tanah, dan porositas tanah. Tekstur tanah menentukan bentuk dari tanah tersebut apakah berpasir, berlempung, atau berdebu. Struktur tanah yaitu susunan dari tanah itu sendiri serta porositas tanah yaitu ruang pori total atau ruang kosong yang terdapat dalam tanah. Tanah yang porus berarti tanah yang mempunyai pori tanah yang cukup untuk menggerakkan udara dan air dalam tanah (Muljanto, 2007). Perbedaan kadar lengas juga dapat disebabkan adanya perbedaan particle density (massa jenis tanah) atau perbandingan antara massa tanah dengan colume tanah, selain itu juga terdapat perbedaan bulk density (volume jenis) atau perbandingan antara massa tanah dengan volume total tanah. Kadar lengas tanah berpengaruh terhadap berat kering tanaman dan pada saat panen. Kadar lengas tanah yang semakin rendah dapat menyebabkan penurunan berat kering tanaman saat panen (Notohadiprawiro, 2000).

Contoh Latar Belakang Kadar Lengas Tanah

Tanah adalah kumpulan dari tubuh alam yang menduduki sebagian besar daratan. Tanah merupakan tempat makhluk hidup seperti manusia, hewan, dan tumbuhan untuk melangsungkan hidupnya. Tanah mempunyai sifat yang mudah dipengaruhi oleh iklim dan jasad hidup yang bertindak terhadap bahan induk dalam jangka waktu tertentu. Tanah juga merupakan media yang sangat dibutuhkan oleh tanaman yang ada di bumi, sebab tanah sangat dibutuhkan dalam kehidupan karena dapat dimanfaatkan untuk pertumbuhan bagi tanaman.

Tanah dapat ditanami tumbuhan apabila komponen tanahnya sesuai kebutuhan tumbuhan. Komponen pada tanah tersebut terdiri atas mineral organik, udara, air menyusun antara satu dengan yang lain sehingga membentuk sebuah tubuh tanah. Bahan organik yang terdapat di dalam tanah dapat diartikan sebagai sisa-sisa dari tanaman atau hewan yang terdapat di dalam tanah dan terdiri dari organisme yang masih hidup ataupun yang sudah mati. Tiap-tiap daerah, kenampakan sifat-sifat fisik tanah ini berbeda-beda antara daerah satu dengan daerah lain, tergantung dari gabungan antara bahan induk, iklim, topografi, dan organisme.

Lengas tanah adalah salah satu sifat fisik tanah yang mempunyai peran sebagai penjaga dari kelembaban tanah. Kelembaban tanah adalah variabel dalam pengendalian dari pertukaran air dan energi dari permukaan tanah ke atmosfer melalui penguapan dan transpirasi tanaman. Kadar lengas merupakan banyaknya suatu kandungan air didalam tanah dan bahan yang larut didalamnya. Perhitungan pada kadar lengas dapat dilakukan dengan beberapa metode yaitu metode gravimetri, dan sensor. Adanya pengamatan untuk mengetahui kadar lengas dan status tanah tersebut sangat penting untuk dilakukan agar dapat menggunakan tanah yang mempunyai kadar lengas sesuai dengan tanaman apa yang ditanam. Oleh karena itu dilakukanlah praktikum pengukuran kadar lengas.

Posting Komentar

0 Komentar