Teori Asal Usul Kehidupan – Biologi

Teori Asal Usul Kehidupan – Biologi Lahirnya suatu kehidupan merupakan suatu hal yang perlu diteliti dan dikaji para ilmuwan. banyak diantara mereka yang kemudian mencetuskan teori asal-usul kehidupan dari hasil penelitian dan pengamatannya. berikut ini beberapa teori mengenai asal usul kehidupan.

  1. Teori Nebula


Beberapa miliar tahun yang lalu, bintang-bintang di angkasa yang tidak stabil meledak. Debu dan gas hasil ledakan ini membentuk kabut disebut nebula. Kabut asal memadat lalu meledak, menghasilkan bintang−bintang baru dan planet-planet. Bintang baru yang tidak stabil meledak dan membentuk nebula lagi.

  1. Teori Big Bang


Materi di angkasa menyatu dan memadat membentuk benda kecil yang kemudian meledak menghasilkan bintang-bintang dan planet.

Dalam biologi dikenal tiga teori asal usul kehidupan yaitu :

  1. Teori Abiogenesis (Generatio Spontanea)


Kehidupan berasal dari benda mati. Penelitian Aristoteles tentang hewan-hewan yang hidup di air, ikan-ikan tertentu melakukan perkawinan, kemudian bertelur. Needham (1700) melakukan penelitian dengan merebus kaldu. Pada abad ke-17, Antony van Leeuwenhoek berhasil membuat mikroskop untuk membuktikan kebenaran dari teori generatio spontanea.



Read more :









  1. Teori Biogenesis


 

1 # Percobaan Francesco Redi

fransesco redi melakukan pengamatan menggunakan dua wadah dimana wadah pertama diberi daging dadan bagian atasnya tidak ditutup, sehingga bebas dari udara luar. sedangkan pada wadah kedua diberi penutup sehingga udara bebas tidak dapat masuk. dalam hal ini wadah pertama tumbuh kehidupan yang diduga dari lalat yang bertelur dan berkembang biak disana.

2 # Percobaan Spallanzani

Menyatakan bahwa Needham tidak merebus tabung cukup lama sampai semua organisme terbunuh dan tidak menutup leher tabung dengan rapat sekali sehingga masih ada organisme yang masuk dan tumbuh. Menyimpulkan bahwa, timbulnya suatu kehidupan hanya mungkin jika telah ada suatu bentuk kehidupan sebelumnya.

3 # Percobaan Louis Pasteur

Pasteur melakukan percobaan dengan merancang alat berupa labu yang dilengkapi dengan tabung panjang berbentuk leher angsa. Ia mempersiapkan larutan nutrisi berupa cairan kaldu kemudian memasukannya ke dalam labu, yang sebelumnya dipanaskan terlebih dahulu. Setelah itu dibiarkan beberapa lama dan udara tanpa perlakuaan apapun dan tanpa disaring dibiarkannya keluar masuk labu tersebut. Setelah diinkubasikan beberapa lama ternyata tak ditemukan kehidupan mikroorganisme dalam labu tersebut.

Alasannya bahwa partikel-partikel debu yang mengandung mikroorganisme tidak mencapai larutan nutrisi, mereka mengendap dalam bagian tabung leher angsa yang berbentuk hudup U dan aliran udara berkurang, sehingga partikel-partikel tadi tidak terbawa ke dalam labu. Apabila labu yang berisi nutrisi kemudian penyimpanannya diletakan secara miring, sehingga memungkinkan partikel debu memasuki labu lewat aliran udara, maka setelah beberapa lama disimpan ditemukan kehidupan mikroorganisme pada labu tersebut.

Hasil percobaan ini memberikan bukti kuat kepada para ahli akan ketidakbenaran teori abiogenesis dan selanjutnya para ahli pada masa itu menerima teori baru mengenai asal mula kehidupan dengan yaitu teori biogenesis, yang berarti kehidupan berasal dari kehidupan sebelumnya. Pasteur juga menghasilkan karya-karya di bidang mikrobiologi yang sangat terkenal, diantaranya tentang fermentasi dan mikroorganisme penyebab penyakit dan muncullah teori nutfah fermentasi dan teori nutfah penyakit.

  1. Teori Evolusi Kimia (Teori Biologi Modern)

  2. I. Oparin (Rusia)


Evolusi zatzat kimia telah terjadi sebelum kehidupan ini ada. “The Origin of Life“, dia mengemukakan bahwa asal mula kehidupan terjadi bersamaan dengan evolusi terbentuknya bumi dan atmosfernya.

  1. Harold Urey


Bahan organik merupakan bahan dasar organisme hidup, yang pada mulanya dibentuk sebagai reaksi gas yangada di alam dengan bantuan energi.

Dijabarkan atas 4 fase.

Fase 1. Tersedianya molekul metana, amonia, hidrogen, dan uap air yang sangat banyak di atmosfer.

Fase 2. Energi yang timbul dari aliran listrik, halilintar, dan radiasi sinar kosmis

Fase 3. Terbentuknya zat hidup yang paling sederhana.

Fase 4. Zat hidup yang terbentuk berkembang dalam waktu jutaan tahun menjadi sejenis organisme yang lebih kompleks.

  1. Melvin Calvin


Menunjukkan bahwa radiasi sinar dapat mengubah metana, amonia, hidrogen dan air menjadi molekul-molekul gula dan asam amino, dan juga membentuk purin dan pirimidin, yang merupakan zat dasar pembentukan DNA, RNA, ATP, dan ADP. Senyawa organik itulah yang merupakan komponen dasar makhluk hidup.

Posting Komentar

0 Komentar

close