Seven Universal Culture (Unsur-unsur kebudayaan) : Sistem Perlengkapan dan Peralatan Hidup

 Sistem Perlengkapan dan Peralatan Hidup - Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan mengenai salah satu unsur-unsur kebudayaan, yaitu sistem perlengkapan dan peralatan hidup.

Abstrak

Kebudayaan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dijaga dan dilestarikan. Dalam kebudayaan terdapat beberapa unsur, salah satunya yaitu sistem perlengkapan dan peralatan hidup yang mana sistem tersebut mengatur apa-apa saja benda maupun alat yang menjadi sarana penunjang kehidupan dalam masyarakat. Manusia akan selalu berusaha untuk menciptakan peralatan atau benda-benda yang dapat memudahkan aktivitas dan memenuhi kebutuhan mereka yang bermacam-macam secara cepat dan tepat. Kebutuhan manusia yang bermacam-macam serta bertambah membuat peralatan dan teknologi selalu berkembang, seperti yang terjadi pada bidang pertanian. Perkembangan teknologi menimbulkan terjadinya modernisasi pertanian. Dengan masuknya peralatan dan teknologi seperti mesin-mesin pertanian, berdampak baik untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Namun, Perkembangan peralatan dan teknologi ini tidak selalu berdampak baik bagi kehidupan. Oleh karena itu perlu adanya penyelarasan antara teknologi dengan budaya yang ada di masyarakat.

Kata kunci : kebudayaan, teknologi, peralatan, Unsur-unsur kebudayaan

Pendahuluan

Kebudayaan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dijaga dan dilestarikan. Budaya menjadi pegangan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan. Dalam kebudayaan terdapat beberapa unsur, salah satunya yaitu sistem perlengkapan dan peralatan hidup. Adanya sistem ini dapat membantu manusia dalam menjalankan kehidupan yang lebih baik. Manusia akan selalu berusaha untuk menciptakan peralatan atau benda-benda yang dapat memudahkan aktivitas mereka secara cepat dan tepat. Bahkan, sampai saat ini sudah muncul bermacam-macam peralatan dan teknologi canggih yang dimiliki oleh berbagai kalangan masyarakat.

Teknologi memiliki makna sebagai keseluruhan teknik yang dimiliki masyarakat meliputi cara bertindak dan berbuat dalam rangka pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, dan penggunaan material. Perkembangan teknologi diawali dari peralatan tradisional yang perlahan mulai tergantikan menjadi peralatan modern. Adanya peralatan modern ini dapat memberikan hasil aktivitas kehidupan yang lebih produktif, komunikatif, efektif, dan efisien. Walaupun demikian, penggunaan peralatan tersebut tidak selalu berdampak positif bagi kehidupan, terkecuali bagi mereka yang menggunakannya pada batas wajar tertentu.

Unsur-unsur kebudayaan - Sistem perlengkapan dan peralatan hidup serta teknologi terus berkembang pada berbagai bidang termasuk pada bidang pertanian. Secara umum peralatan dan teknologi pada bidang pertanian dapat dijumpai, salah satunya pada budidaya padi. Peralatan dan teknologi yang sering dijumpai yaitu ketika proses pengolahan tanah. Pengolahan tanah pada budidaya padi secara tradisional dapat dilakukan menggunakan tenaga manusia maupun tenaga hewan, sedangkan pengolahan tanah pada budidaya padi secara modern dapat menggunakan mesin pertanian. Semakin berkembangnya teknologi tidak serta merta membuat manusia melupakan asal muasal teknologi yang ada saat ini. Dengan dipelajarinya asal muasal teknologi, akan menumbuhkan sikap keingintahuan, menghargai, inovatif, serta keinginan untuk belajar dan mengembangkan teknologi. Pentingnya diketahui perkembangan sistem perlengkapan, peralatan hidup, dan teknologi dari dulu hingga kini serta manfaatnya untuk masyarakat terutama dibidang pertanian mendorong dibuatnya tulisan ini mengenai salah satu dari tujuh budaya universal yaitu perkembangan sistem perlengkapan, peralatan hidup, dan teknologi. 

Pembahasan

  1. Perkembangan Alat dan Teknologi

Kemajuan teknologi merupakan hal yang tidak bisa dihindari karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan. Teknologi dapat memberikan kemudahan dan manfaat yang positif bagi kehidupan manusia. Inovasi-inovasi dalam teknologi di bidang mikro-elektronika, bio teknologi, telekomunikasi, komputer, internet, dan robotik telah mengubah secara mendasar cara untuk mengembangkan dan mentransformasikan teknologi ke dalam sektor produksi yang menghasilkan barang dan jasa dengan teknologi tinggi. Sebagai contoh, dalam bidang keteknikan pertanian adanya perkembangan mekanisasi pertanian dapat membantu petani untuk memaksimalkan produktivitas hasil pertanian. Unsur-unsur kebudayaan

Perkembangan pertanian pada upaya peningkatan produksi pertanian pangan tidak terlepas dari masuknya modernisasi teknologi pertanian. Mekanisasi pertanian di Indonesia pada dekade 1950 hingga 1960 ditandai dengan penggunaan alat dan mesin pertanian yang berukuran besar. Pada dekade 1960 hingga 1980, pengembangan teknologi masih bersifat meniru. Bersamaan dengan hal itu, terjadi pergeseran kepemilikan alat dan mesin pertanian dari pemerintah ke petani. Pihak swasta juga berperan dalam pengembangan dan penyediaan alat dan mesin pertanian dengan mulai diproduksinya rice huller, rice polisher, dan rice milling.

         Pada awal perkembangannya, mekanisasi pertanian di Indonesia mengalami hambatan baik dalam hal teknis, ekonomis, maupun sosial. Peningkatan penggunaan alat dan mesin pertanian mulai terjadi sekitar tahun 1970 karena kesadaran petani terhadap manfaat mekanisasi pertanian. Bersamaan dengan hal itu, peningkatan produksi padi diupayakan dengan prioritas tinggi, terutama pada pembangunan irigasi, penyuluhan, dan perluasan areal pencetakan sawah baru sebagai penerapan dari kebijakan program swasembada beras. Walaupun pemakaian Alsintan di Indonesia terus mengalami peningkatan, namun tingkat mekanisasi di Indonesia masih ketinggalan dibandingkan dengan negara-negara lain (Aldillah, 2016).  Unsur-unsur kebudayaan

  1. Peralatan dan Teknologi sebagai Penunjang Hidup

Alat memegang peranan penting dalam membantu manusia dalam membantu melakukan suatu kegiatan dengan aman dan efisien. Hubungan antara alat dengan manusia tidak dapat dipisahkan dan manusia akan selalu membutuhkan alat dalam upaya pemenuhan kebutuhan sehari-hari dan dalam menjalani hidup. Alat adalah hal terpenting yang dapat digunakan manusia untuk dapat menyelesaikan tugas yang tidak dapat dilakukan oleh tubuh manusia. Alat sebagai komponen dalam sistem kelengkapan penunjang hidup terbagi menjadi banyak fungsi individual dari tiap alat seperti pisau untuk memotong, telepon untuk berkomunikasi, pensil untuk menulis dan banyak hal lainnya. Korelasi antara teknologi dan alat mulai tampak di mana alat-alat yang memiliki fungsi tunggal mulai disubstitusikan oleh alat yang mampu digunakan untuk melakukan hal dengan lebih efisien dan menghemat tenaga manusia seperti penggunaan mesin  dan lebih jauh lagi adalah perkembangan alat yang mampu melakukan banyak hal atau multifungsi. Teknologi mendorong perkembangan alat untuk menjadi lebih ringkas dan multi guna dalam membantu pekerjaan manusia.

  1. Contoh Peralatan dan Teknologi pada Budaya dan Masyarakat

Pada mulanya, masyarakat mempertahankan hidup dengan cara berburu dan meramu. Kegiatan berburu dan meramu berganti dengan kegiatan bercocok tanam. Peralatan-peralatan yang digunakan pada masa lalu dapat dibuktikan melalui prasasti serta temuan-temuan yang menggambarkan peninggalan sejarah. Pada jaman batu peralatan terbuat dari batu dan pada jaman logam peralatan dibuat menggunakan logam perunggu dan besi (Suranny, 2014). Kegiatan bercocok tanam mulanya dilakukan menggunakan alat pertanian tradisional. Alat pertanian tradisional berbentuk sederhana dan digerakan menggunakan tenaga manusia maupun tenaga hewan seperti sapi dan kerbau. Penggunaan alat pertanian tradisional memiliki dampak positif yaitu ramah lingkungan karena tidak ada pencemaran yang ditimbulkan. Beberapa alat pertanian tradisional yang digunakan diantaranya adalah bajak (luku/waluku), garu, cangkul, gathul, ani-ani (ketam), sabit (arit), parang, arit babatan, alat perontok (gerejag/gebotan), keranjang (tenggok), lesung, lumpang, alu, dan tampi (nyiru) (Suranny, 2014; Lestari dkk., 2019). Unsur-unsur kebudayaan

Perkembangan teknologi menimbulkan terjadinya modernisasi pertanian. Adanya modernisasi pertanian mendorong penggunaan peralatan yang modern dan canggih yang digerakkan menggunakan mesin. Beberapa peralatan pertanian modern antara lain bajak singkal, traktor, kultivator, garu sisir dan garu piring, dan rotavator (Lestari dkk., 2019). Dengan adanya peralatan yang canggih diharapkan lebih efektif dan efisien untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Dengan adanya peningkatan produktivitas maka kebutuhan pangan dapat terpenuhi. Terpenuhinya kebutuhan pangan maka masyarakat akan memperoleh hidup yang tenang serta mampu lebih berperan dalam pembangunan (Sudiksa, 2016). 

Di kehidupan sehari-hari peralatan dan teknologi tidak bisa dipisahkan dengan dengan kehidupan manusia. Munculnya peralatan dan teknologi di kebutuhan manusia terjadi karena manusia ingin memenuhi kebutuhan yang bermacam-macam. Kebutuhan manusia yang bermacam-macam serta bertambah membuat peralatan dan teknologi selalu berkembang. Peralatan atau teknologi yang diterapkan manusia pada awalnya masih sederhana kemudian dengan bertambahnya kebutuhan manusia peralatan atau teknologi yang diterapkan memiliki banyak fungsi. Sebagai contoh, kegiatan pemanenan padi dilakukan dengan tenaga manusia dan alat ani-ani, karena sulitnya memperoleh tenaga kerja untuk memanen, petani menggunakan combine harvester. Penggunaan combine harvester tidak hanya melakukan satu kegiatan, namun melakukan beberapa kegiatan sekaligus (memotong padi dan merontokan).

Peralatan dan teknologi yang semakin maju tidak hanya berdampak pada satu bidang saja. Peralatan dan teknologi juga berdampak pada kehidupan sosial manusia, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Sebagai contoh, penggunaan combine harvester pada sebagian orang dianggap lebih hemat (dampak positif), sedangkan terdapat orang yang menganggap penggunaan combine harvester dapat mengambil pekerjaan mereka (dampak negatif).

Perkembangan teknologi juga menyebabkan perubahan sosial yang terjadi pada masyarakat. Dampak perubahan sosial dapat berbeda sesuai dengan karakteristik masyarakatnya. Kehidupan masyarakat modern saat ini serba cepat dan nyaman. Dengan adanya berbagai perangkat teknologi tinggi seperti komputer, internet, listrik dan lainnya maka pekerjaan dapat diselesaikan lebih mudah dan cepat. Perangkat teknologi tinggi juga dapat digunakan untuk menciptakan peralatan-peralatan modern lainnya sebagai penunjang kelangsungan hidup manusia (Sudiksa, 2016).

Kesimpulan

Unsur-unsur kebudayaan - Sistem perlengkapan dan peralatan hidup merupakan salah satu tujuh budaya universal yang mengatur dalam bagaimana dan apa-apa saja benda maupun alat yang menjadi sarana penunjang kehidupan dalam masyarakat. Sistem ini meliputi alat-alat produksi, pertahanan, pakaian hingga alat rumah tangga. Seiring berjalannya waktu, sistem tersebut mengalami adaptasi dan perubahan. Perubahan bisa terjadi karena adanya teknologi yang menunjang. Perubahan tersebut dilakukan untuk membuat pekerjaan manusia menjadi lebih efektif dan efisien. Namun perubahan ini tidak selalu berdampak baik bagi kehidupan. Oleh karena itu perlu adanya penyelarasan antara teknologi dengan budaya yang ada di masyarakat.


Secara umum kebudayaan dapat dikatakan bersifat mudah beradaptasi, karena kebudayaan dapat menyesuaikan diri pada kebutuhan - kebutuhan tertentu dari segi fisik maupun biologis. Hal ini dapat diartikan bahwa kebudayaan merupakan indikator penting dari kehidupan. Terlihat dari segi perkembangan zaman kebudayaan dapat diartikan sebagai, budaya yang memiliki merupakan 2 kata yaitu, budi, dan akal manusia. Kebudayaan memiliki banyak unsur, diantaranya yaitu, sistem perlengkapan dan pertahanan hidup. 

Dalam perkembangannya, teknologi dan sistem perlengkapan dan peralatan hidup haruslah bisa berjalan selaras. Sistem dan peralatan tersebut lah yang menunjang kelangsungan hidupnya masyarakat. Faktanya hubungan manusia dengan alat dan teknologi tidak bisa dipisahkan dan akan terus saling membutuhkan. Perkembangan teknologi pun sudah sangat jauh. Inovasi-inovasi di bidang telekomunikasi, bioteknologi, dan bidang lainya memberi dampak kemudahan yang besar. Dimana  tanpa adanya inovasi dan teknologi tersebut, kehidupan masyarakat tidak akan lengkap atau terpenuhi.

Salah satu contoh sistem perlengkapan dan peralatan hidup adalah alat dan mesin pertanian. Dengan adanya alat dan mesin ini, manusia memiliki taraf hidup yang lebih tinggi dan mencapai kenyamanan dalam memproduksi bahan pangan sebagai sumber makanan masyarakat umum. Alat dan mesin pertanian pun sudah mengalami perubahan dan perkembangan yang panjang. Dimulai dari penggunaan tenaga manusia, hewan, semi mekanis, hingga menggunakan mesin secara penuh. Mekanisasi alat dan mesin pertanian yang pesat ikut andil sebagai sarana penunjang kehidupan masyarakat. Tanpa adanya mekanisasi ini memungkinkan kebutuhan pangan masyarakat tidak terpenuhi yang berakibat pada tidak tersedianya bahan pangan hingga kelaparan. 

Daftar Pustaka

Aldillah, R. (2016). Kinerja Pemanfaatan Mekanisasi Pertanian dan Implikasinya dalam Upaya Percepatan Produksi Pangan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(2), 163.

Sudiksa, IGY. (2016). Hilangnya Budaya Membajak Sawah dengan Menggunakan Sapi Akubat Perkembangan Teknologi Traktor. Media Komunikasi FPIPS, 15(2), 46-50.

Suranny, LE. (2014). Alat Pertanian Tradisional Sebagai Warisan Kekayaan Budaya Bangsa. Jurnal Arkeologi Papua, 6(1), 45-55.

Lestari, PM., Irawati, RP., dan Mujimin. (2019). Transformasi Alat Pertanian Tradisional Ke Alat Pertanian Modern Berdasarkan Kearifan Lokal Masyarakat Jawa Tengah. Widyaparwa, 47(1), 1-10.


Posting Komentar

0 Komentar

close